PENDAFTARAN SISWA/I BARU (nol biaya/gratis) dan Informasi hub. 085295870267 (Pak Teten)

Jumat, 22 April 2011

Enam Tugas dan Tanggung Jawab Guru

Enam tugas dan tanggung jawab guru dalam mengembangkan profesinya, yakni;
1. Guru sebagai pengajar,
2. Guru sebagai pembimbing,
3. Guru sebagai administrator kelas,
4. Guru sebagai pengembang kurikulum,
5. Guru sebagai pengembang profesi, dan
6. Guru sebagai pembina hubungan dengan masyarakat.
sumber : D. Deni Koswara dan Halimah, 2008, Seluk Beluk Guru, PT. Pribumi Mekar

Rabu, 20 April 2011

Sejarah MIS AL KHOERIYAH CIBATU


TAHUN 1963, ulama bernama KHR. Badruzaman mendirikan sebuah madrasah ibtidaiyah dengan nama Madrasah Ibtidaiayah (MI) Jabal, disesuaikan dengan nama lokasinya yaitu di kampung Jabal desa Girimukti kecamatan Cibatu kabupaten Garut Jawa Barat.

Sebagai lembaga pendidikan dasar yang sudah cukup lama berkiprah di masyarakat tentu saja MI Jabal telah banyak menghasilkan lulusan, bahkan tidak sedikit lulusan MI Jabal menjadi tokoh masyarakat maupun pejabat di instansi pemerintah maupun swasta.

Selama kurun waktu hampir 10 tahunan terakhir ini MI Jabal hampir saja ditinggalkan masyarakat sehingga sepi peminat. Akan tetapi Alhamdulillah berkat kerjasama harmonis dengan berbagai pihak, khususnya dengan tokoh-tokoh masyarakat, pejabat daerah dari mulai kepala desa sampai dengan bupati, serta keberpihakan pemerintah pusat maupun daerah terhadap dunia pendidikan di madrasah, perlahan tetapi pasti MI Jabal memasuki babak baru, yakni menjadi sumber inspirasi dan ikon pendidikan dasar di pedesaan.

Apalagi dengan bergantinya induk organisasi dan kepengurusan, yang tadinya di bawah naungan Yayasan Ma’arif NU, sekarang di bawah naungan Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Al Khaeriyyah Garut yang nota bene yayasan ini merupakan yayasan yang tumbuh dan berakar di masyarakat. Nama MI Jabal pun, sejak tahun 86an berganti menjadi Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Khoeriyah Cibatu.
 
Berbagai bantuan baik  rutin maupun insidentalpun terus mengalir seiring dengan berubahnya jaman yang semakin kompetitif. Hanya yang sangat diperlukan melalui bantuan-bantuan yang  selama ini didapatkan adalah belum terpenuhinya sarana ruang kelas belajar yang sesuai dengan jumlah siswa, serta banyaknya alat-alat peraga pendidikan dan buku-buku pedoman guru, referensi maupun buku-buku pelajaran  dan bacaan anak-anak yang belum ditempatkan sebagaimana layaknya.

Rabu, 13 April 2011

Media Promosi Internet

Dalam berbisnis kunci utama untuk sukses adalah bagaimana mengefektifkan promosi untuk mengenalkan produk atau bisnis anda.
Dan bila kita berbisnis online pun tentunya juga harus berpromosi via online ( Internet ) . bermacam cara berpromosi via internet, ada yang berbayar ada pula yang gratis . dan Salah satu cara mempromosikan produk via internet adalah dengan memasang iklan di Website Iklan Baris .
Berikut Daftar Website Iklan Baris Indonesia yang dapat anda pakai untuk berpromosi :

1. http://www.iklan-sukses.com
2. http://www.jual-beli.net
3. http://www.iklanbaris.co.id
4. http://www.jasaiklan.com
5. http://www.duniacyber.com
6. http://www.forumiklan.com
7. http://www.bekas.com
8. http://www.pondokiklan.com
9. http://www.endonesia.com
10. http://www.mantep.com
dll...


Bermacam kategori bisnis / produk bisa dipromosikan lewat Situs iklan baris di Atas . Ada kategori iklan wisata, iklan jual beli rumah property, mobil, motor, agrobisnis, seni kerajinan, alat kantor, bisnis, busana, dan masih banyak lagi.

Segera manfaatkan layanan promosi online Iklan Baris untuk Memasarkan Produk Bisnis Anda .

Salam Sukses..

Minggu, 10 April 2011

SKKD PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SD, MI dan SLB

1. Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam untuk Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI)

A. Latar Belakang
Agama memiliki peran yang amat penting dalam kehidupan umat manusia. Agama menjadi pemandu dalam upaya mewujudkan suatu kehidupan yang bermakna, damai dan bermartabat. Menyadari betapa pentingnya peran agama bagi kehidupan umat manusia maka internalisasi nilai-nilai agama dalam kehidupan setiap pribadi menjadi sebuah keniscayaan, yang ditempuh melalui pendidikan baik pendidikan di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat. Pendidikan Agama dimaksudkan untuk peningkatan potensi spiritual dan membentuk peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia. Akhlak mulia mencakup etika, budi pekerti, dan moral sebagai perwujudan dari pendidikan Agama. Peningkatan potensi spritual mencakup pengenalan, pemahaman, dan penanaman nilai-nilai keagamaan, serta pengamalan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan individual ataupun kolektif kemasyarakatan. Peningkatan potensi spritual tersebut pada akhirnya bertujuan pada optimalisasi berbagai potensi yang dimiliki manusia yang aktualisasinya mencerminkan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan. Pendidikan Agama Islam diberikan dengan mengikuti tuntunan bahwa agama diajarkan kepada manusia dengan visi untuk mewujudkan manusia yang bertakwa kepada Allah SWT dan berakhlak mulia, serta bertujuan untuk menghasilkan manusia yang jujur, adil, berbudi pekerti, etis, saling menghargai, disiplin, harmonis dan produktif, baik personal maupun sosial. Tuntutan visi ini mendorong  dikembangkannya standar kompetesi sesuai dengan jenjang persekolahan yang secara nasional ditandai dengan ciri-ciri:
1. lebih menitik beratkan pencapaian kompetensi secata utuh selain penguasaaan materi;
2. mengakomodasikan keragaman kebutuhan dan sumber daya pendidikan yang tersedia;
3. memberiklan kebebasan yang lebih luas kepada pendidik di lapangan untuk mengembangkan strategi dan program pembelajaran seauai dengan kebutuhan dan ketersedian sumber daya pendidikan.

Pendidikan Agama Islam diharapkan menghasilkan manusia yang selalu berupaya menyempurnakan iman, takwa, dan akhlak, serta aktif membangun peradaban dan keharmonisan kehidupan, khususnya dalam memajukan peradaban bangsa yang bermartabat. Manusia seperti itu diharapkan tangguh dalam menghadapi tantangan, hambatan, dan perubahan yang muncul dalam pergaulan masyarakat baik dalam lingkup lokal, nasional, regional maupun global. Pendidik diharapkan dapat mengembangkan metode pembelajaran sesuai dengan standar kompetensi dan kompetensi dasar. Pencapaian seluruh kompetensi dasar perilaku terpuji dapat dilakukan tidak beraturan. Peran semua unsur sekolah, orang tua siswa dan masyarakat sangat penting dalam mendukung keberhasilan pencapaian tujuan Pendidikan Agama Islam. 

B. Tujuan
Pendidikan Agama Islam di SD/MI bertujuan untuk:
1. menumbuhkembangkan akidah melalui pemberian, pemupukan, dan pengembangan pengetahuan, penghayatan, pengamalan, pembiasaan, serta pengalaman peserta didik tentang agama Islam sehingga menjadi manusia muslim yang terus berkembang keimanan dan ketakwaannya kepada Allah SWT;
2. mewujudkan manuasia Indonesia yang taat beragama dan berakhlak mulia yaitu manusia yang berpengetahuan, rajin beribadah, cerdas, produktif, jujur, adil, etis, berdisiplin, bertoleransi (tasamuh), menjaga keharmonisan secara personal dan sosial serta mengembangkan budaya agama dalam komunitas sekolah.

C. Ruang Lingkup
Ruang lingkup Pendidikan Agama Islam meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
1. Al-Qur’an dan Hadits
2. Aqidah
3. Akhlak
4. Fiqih
5. Tarikh dan Kebudayaan Islam
Pendidikan Agama Islam menekankan keseimbangan, keselarasan, dan keserasian antara hubungan manusia dengan Allah SWT, hubungan manusia dengan sesama manusia, hubungan manusia dengan diri sendiri, dan hubungan manusia dengan alam sekitarnya.

D. Standar Kompetensi Dan Kompetensi Dasar Kelas I, Semester 1
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Al Qur’an
1. Menghafal Al Qur’an
surat pendek pilihan
1.1 Melafalkan QS Al-Fatihah dengan lancar
1.2 Menghafal QS Al-Fatihah dengan lancar
Aqidah
2. Mengenal Rukun Iman 2.1 Menunjukkan ciptaan Allah SWT melalui ciptaan-Nya
2.2 Menyebutkan enam Rukun Iman
2.3 Menghafal enam Rukun Iman
Ahlak
3. Membiasakan perilaku terpuji
3.1 Membiasakan perilaku jujur
3.2 Membiasakan perilaku bertanggung jawab
3.3 Membiasakan perilaku hidup bersih
3.4 Membiasakan perilaku disiplin
Fiqih
4. Mengenal tatacara bersuci (thaharah)
4.1 Menyebutkan pengertian bersuci
4.2 Mencontoh tatacara bersuci
5. Mengenal Rukun Islam 5.1 Menirukan ucapan Rukun Islam
5.2 Menghafal Rukun Islam
4 Kelas I, Semester 2
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Al Qur’an
6. Menghafal Al Qur’an surat-surat pendek
pilihan
6.1 Menghafal QS Al-Kautsar dengan lancar
6.2 Menghafal QS An-Nashr dengan lancar
6.3 Menghafal QS Al-‘Ashr dengan lancar 

Sabtu, 09 April 2011

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) IPA Kelas 3/Smt II

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
Nama Sekolah : ....
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam
Kelas/Semester : III/2
Pertemuan Ke- : 1–6
Alokasi Waktu : 12 jam pelajaran
Standar Kompetensi: 4. Memahami berbagai cara gerak benda, hubungannya
dengan energi, dan sumber energi
Kompetensi Dasar : 4.1 Menyimpulkan hasil pengamatan bahwa gerak benda
dipengaruhi oleh bentuk benda
Indikator : 1. Mengidentifikasi berbagai gerak benda melalui percobaan,
misalnya menggelinding, jatuh, mengalir, memantul,
dan berputar
2. Mengidentifikasi hal-hal yang memengaruhi gerak
benda, misalnya berat ringan, bentuk permukaan benda,
dan kekasaran permukaan benda
3. Membuat daftar kegunaan gerak benda dalam kehidupan
sehari-hari, misalnya roda berputar dan air mengalir
4. Menerapkan berbagai gerak benda untuk berbagai
keperluan
I. Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari bab ini, diharapkan siswa dapat
1. mengidentifikasi berbagai gerak benda melalui percobaan, misalnya
menggelinding, jatuh, mengalir, memantul, dan berputar;
2. mengidentifikasi hal-hal yang memengaruhi gerak benda, misalnya berat
ringan, bentuk permukaan benda, dan kekasaran permukaan benda;
3. membuat daftar kegunaan gerak benda dalam kehidupan sehari-hari,
misalnya roda berputar dan air mengalir;
4. menerapkan berbagai gerak benda untuk berbagai keperluan.
II. Materi Pembelajaran
Gerak benda
III. Metode pembelajaran
Informasi, pemberian tugas, demonstrasi, dan kegiatan laboratorium
KTSP Jendela IPA SD 3B R1 13
IV. Langkah-Langkah Pembelajaran
Pertemuan Ke-1
Kegiatan Awal
1. Guru menyediakan charta berbagai gerak benda.
2. Dengan dipandu guru, siswa menyebutkan gerak benda yang ada di sekitar
baik dilakukan oleh makhluk hidup maupun benda mati.
Kegiatan Inti
1. Dengan dipandu guru, siswa mendeskripsikan pengertian gerak.
2. Dengan dipandu guru, siswa menyebutkan manfaat gerak bagi kesejahteraan
manusia.
3. Guru mengevaluasi jawaban siswa dan menjelaskan cara benda bergerak
dan manfaatnya.
Kegiatan Akhir
Guru menyimpulkan dengan cara menjelaskan berbagai penyebab, manfaat,
dan cara gerak benda padat, cair, dan gas.
Pertemuan Ke-2
Kegiatan Awal
1. Guru mengingatkan kembali materi yang telah dipelajari pada pertemuan
sebelumnya.
2. Guru menyediakan alat dan bahan untuk melakukan Kegiatan 8.1.
Kegiatan Inti
1. Dengan dibimbing guru, siswa melakukan Kegiatan 8.1 untuk mengetahui
berbagai cara benda padat bergerak.
2. Dengan dipandu guru, siswa mendeskripsikan berbagai cara benda padat
bergerak, antara lain meluncur, menggelinding, berputar, jatuh, dan
memantul.
Kegiatan Akhir
Guru menyimpulkan dengan cara menjelaskan berbagai macam cara benda padat
bergerak.
Pertemuan Ke-3
Kegiatan Awal
1. Guru mengingatkan kembali materi yang telah dipelajari pada pertemuan
sebelumnya.
2. Guru menyediakan charta gerak pada benda cair dan gas.
Kegiatan Inti
1. Dengan dipandu guru, siswa menyebutkan cara benda cair dan gas bergerak,
antara lain mengalir.
2. Dengan dipandu guru, siswa menyebutkan peristiwa mengalir yang terjadi
dalam kehidupan sehari-hari.
14 KTSP Jendela IPA SD 3B R1
Kegiatan Akhir
Guru menyimpulkan dengan cara menjelaskan cara benda cair dan gas bergerak.
Pertemuan Ke-4
Kegiatan Awal
1. Guru mengingatkan kembali materi yang telah dipelajari pada pertemuan
sebelumnya.
2. Guru menyediakan alat dan bahan untuk melakukan kegiatan
membandingkan gerak benda.
Kegiatan Inti
1. Dengan dibimbing guru, siswa membandingkan gerak yang dialami oleh
kelereng dan balok kayu jika dilepaskan pada bidang miring.
2. Dengan dipandu guru, siswa mendeskripsikan pengaruh bentuk dan
permukaan benda terhadap geraknya.
3. Dengan dipandu guru, siswa menyebutkan benda yang mudah bergerak
dan benda yang sulit bergerak.
4. Dengan dipandu guru, siswa menjelaskan penyebab benda mudah bergerak
dan sulit bergerak.
Kegiatan Akhir
Guru menyimpulkan dengan cara menjelaskan pengaruh bentuk dan permukaan
benda terhadap geraknya.
Pertemuan Ke-5
Kegiatan Awal
1. Guru mengingatkan kembali materi yang telah dipelajari pada pertemuan
sebelumnya.
2. Guru menyediakan alat dan bahan untuk melakukan Kegiatan 8.2.
Kegiatan Inti
1. Dengan dibimbing guru, siswa melakukan Kegiatan 8.2.
2. Dengan dipandu guru, siswa menjelaskan pengaruh berat benda terhadap
geraknya.
3. Dengan dipandu guru, siswa menyebutkan cara untuk mempermudah
memindahkan benda berat.
Kegiatan Akhir
Guru menyimpulkan dengan cara menjelaskan pengaruh berat dan permukaan
benda terhadap gerak.
Pertemuan Ke-6
Kegiatan Awal
1. Guru mengingatkan kembali materi yang telah dipelajari pada pertemuan
sebelumnya.
2. Guru menyediakan charta gerak benda yang ada di sekitar.
KTSP Jendela IPA SD 3B R1 15
Kegiatan Inti
1. Dengan dibimbing guru, siswa menyebutkan berbagai macam gerak benda.
2. Dengan dipandu guru, siswa menyebutkan kegunaan gerak benda.
Kegiatan Akhir
Guru menyimpulkan dengan cara menjelaskan kegunaan gerak benda.
V. Alat/Bahan/Sumber Belajar
• Buku Jendela IPA 3B terbitan PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri halaman
1–22
• Kelereng
• Balok kayu
• Pensil
• Papan
• Mobil mainan
• Karet gelang
• Batu
• Charta berbagai gerak benda
• Alat-alat tulis
VI. Penilaian
• Keaktifan dalam menjawab pertanyaan, sikap, dan tingkah laku. Contoh
lembar pengamatan terlampir.
• Mengerjakan tugas pada halaman 7 dan 14 serta soal latihan pada halaman
16–22
Kunci Latihan
A. 1. d 11. b 21. a
2. d 12. b 22. c
3. c 13. d 23. a
4. d 14. b 24. a
5. b 15. d 25. c
6. c 16. b 26. d
7. a 17. c 27. c
8. c 18. d 28. a
9. b 19. b 29. c
10. c 20. b 30. d
B. 1. Mengalir
2. Berputar
3. Menggelinding
4. Memantul
5. Gesekan benda dengan permukaan papan kayu
16 KTSP Jendela IPA SD 3B R1
7. Roda
8. Memantul
9. Menggelinding
10. Mengalir
11. Menuju ke tempat yang lebih rendah
12. Selancar
13. Menerjang benda yang ada di depannya
14. Arung jeram
15. Halus
C. 1. Meluncur, menggelinding, dan memantul
2. Adanya angin, kompor gas, dan bau harum minyak wangi
3. Aliran air, mobil, dan kompor gas merupakan contoh manfaat gerak dalam
kehidupan sehari-hari
Mengetahui Dilaksanakan, ..........................
Kepala Sekolah, Guru Kelas,
(_______________________) (_______________________)

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) IPS Kelas 1 SD/MI

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial
Kelas/Semester : I/2
Pertemuan Ke- : ....
Alokasi Waktu : 6 × 35 menit
Standar Kompetensi : Mendeskripsikan lingkungan rumah
Kompetensi Dasar : Menceritakan kembali peristiwa penting yang dialami
sendiri di lingkungan keluarga
Indikator : 1. Mendeskripsikan peristiwa yang terjadi pada dirinya
sendiri
2. Mendeskripsikan peristiwa yang terjadi di lingkungan
keluarganya
1. Tujuan Pembelajaran
a. Siswa dapat mendeskripsikan peristiwa yang terjadi pada dirinya sendiri.
b. Siswa dapat mendeskripsikan peristiwa yang terjadi di lingkungan keluarganya.
2. Materi Pokok
Peristiwa penting di lingkungan keluarga.
3. Metode Pembelajaran
Tanya jawab, penugasan, dan ceramah bervariasi.
4. Langkah Pembelajaran
Pertemuan Ke-1
a. Kegiatan Awal
1) Ucapan selamat atas prestasi yang diperoleh siswa setelah menerima
rapor semester 1.
2) Guru memotivasi siswa untuk belajar lebih giat lagi. Bagi siswa yang
prestasinya sudah baik harus terus dipertahankan, sedangkan siswa yang
prestasinya masih kurang baik harus terus belajar agar menjadi lebih baik.
b. Kegiatan Inti
1) Guru membagikan buku Cakrawala Pengetahuan Sosial SD 1B kepada
siswa.
2) Guru menerangkan tentang pengertian peristiwa. Peristiwa adalah
kejadian yang menarik.
3) Siswa diminta untuk menyimak bacaan tentang peristiwa diri.
4 KTSP Cakrawala Sosial SD 1B R1
4) Guru menanyakan kepada siswa apakah pernah mengalami peristiwa
diri yang sangat berkesan.
5) Guru menunjuk beberapa siswa untuk menceritakan peristiwa yang dialaminya
di depan kelas. Siswa yang lain mendengarkan dengan saksama.
6) Guru memberi pengertian bahwa di balik suatu peristiwa pasti ada
hikmah dan pengalaman yang dapat diambil.
7) Siswa diminta untuk mengungkapkan hikmah dari bacaan peristiwa
diri pada bab ini.
8) Guru menerangkan pentingnya makan pagi (sarapan) bagi tubuh terkait
dengan aktivitas yang dilakukan, seperti upacara dan olahraga.
9) Guru juga menjelaskan bahwa setiap orang pasti mempunyai peristiwa
diri yang berbeda-beda. Peristiwa diri yang dialami akan menjadikan
setiap orang mempunyai pengalaman sehingga dapat mengambil
hikmah dari semua peristiwa yang pernah dialaminya.
c. Kegiatan Akhir
Guru meminta setiap siswa menuliskan pengalaman membahagiakan dan
menyakitkan yang pernah dialami dalam kolom seperti berikut.
Tugas ini dikumpulkan pada pertemuan mendatang.
pengalaman menyenangkan pengalaman menyakitkan
.................................................. ......................................................
.................................................. ......................................................
.................................................. ......................................................
.................................................. ......................................................
.................................................. ......................................................
.................................................. ......................................................
.................................................. ......................................................
.................................................. ......................................................
.................................................. ......................................................
.................................................. ......................................................
Pertemuan Ke-2
a. Kegiatan Awal
1) Guru meminta siswa mengumpulkan tugas pada pertemuan sebelumnya.
2) Guru mengulas sekilas tentang hasil pekerjaan siswa dan mendiskusikan
bersama siswa.
3) Guru menyimpulkan hasil pekerjaan siswa.
KTSP Cakrawala Sosial SD 1B R1 5
b. Kegiatan Inti
1) Guru menerangkan pentingnya siswa mematuhi nasihat dari orang tua.
Hal ini disebabkan nasihat orang tua merupakan hal yang terbaik bagi
anaknya.
2) Siswa diminta menyimak cerita tentang dani yang tidak mendengarkan
nasihat ibunya pada buku materi.
3) Guru menanyakan akibat yang dialami dani karena tidak mematuhi
nasihat ibunya. Beberapa siswa menjawab pertanyaan yang diajukan
guru.
4) Guru memberikan beberapa pertanyaan kepada siswa terkait cerita
tentang dani dan nasihat ibunya.
5) Selanjutnya, guru membacakan cerita tentang fani yang patuh pada
orang tuanya.
6) Guru mencontohkan tokoh fani sebagai anak yang rajin membantu orang
tuanya, penurut. Oleh karena itu, fani disayang kedua orang tuanya.
7) Guru memberi pertanyaan kepada siswa, bagaimana cara siswa menjadi
anak yang baik.
8) Siswa diminta mengerjakan tugas yang ada dan diminta mengerjakan
PR yang dibuat guru di rumah.
c. Kegiatan Akhir
Guru menutup pertemuan ini dengan salam dan mengingatkan agar tugas
yang sudah ia beri dikumpulkan pada pertemuan yang akan datang.
Pertemuan Ke-3
a. Kegiatan Awal
1) Guru mengucapkan salam dan melakukan presensi.
2) Guru meminta siswa untuk mengumpulkan tugas yang diberikan pada
pertemuan sebelumnya.
3) Guru bersama siswa mendiskusikan hasil pekerjaan yang telah
dikerjakan dan membuat kesimpulan.
b. Kegiatan Inti
1) Guru menceritakan tentang beberapa peristiwa yang terjadi di keluarganya
saat dirinya masih kecil sampai sekarang.
2) Guru menerangkan bahwa seperti halnya peristiwa diri, peristiwa di
lingkungan keluarga juga ada yang menyenangkan dan ada yang kurang
menyenangkan. Contoh peristiwa keluarga yang menyenangkan adalah
saat wisuda, menikah, dan mempunyai anak.
3) Guru bercerita tentang contoh peristiwa keluarga yang kurang menyenangkan,
misalnya saat tertimpa kecelakaan atau saat ada saudara yang
meninggal.
6 KTSP Cakrawala Sosial SD 1B R1
4) Siswa diminta menyimak bacaan saat kakek hasan meninggal. Guru
memberi pertanyaan apa yang harus dilakukan saat ada orang yang
kita cintai meninggal dunia. Beberapa siswa ditunjuk untuk menjawab
pertanyaan yang diajukan oleh guru.
5) Guru menjelaskan bahwa sebagai hamba Tuhan, manusia harus
senantiasa kuat menghadapi cobaan berupa peristiwa-peristiwa yang
terkadang tidak kita kehendaki.
6) Guru meminta siswa untuk menuliskan peristiwa-peristiwa keluarga
seperti di bawah ini.
Peristiwa keluargaku
1. ................................................................................................
2. ................................................................................................
3. ................................................................................................
4. ................................................................................................
5. ................................................................................................
c. Kegiatan Akhir
Guru dan siswa menyimpulkan kegiatan pembelajaran yang sudah dijalankan.
Guru juga selalu memotivasi siswa untuk lebih tekun belajar agar
prestasi yang diraih dapat maksimal.
5. Alat dan Sumber Belajar
a. Buku Cakrawala Pengetahuan Sosial SD 1B terbitan PT Tiga Serangkai,
Solo.
b. Gambar peristiwa-peristiwa keluarga.
6. Penilaian
a. Tertulis (Aspek Kognitif)
Guru memberikan ulangan tertulis kepada siswa. Soal-soal ulangan dapat
dibuat sendiri oleh guru. Siswa yang mampu, diberikan soal yang relatif
lebih sulit. Misalnya, mengapa sarapan pagi dapat menjadikan tubuh lebih
segar atau bugar? Siswa yang relatif belum mampu, dapat mengerjakan
tugas yang telah ada. Selain itu, siswa dapat diberi tugas untuk menuliskan
hal-hal yang dilakukan saat bangun tidur sampai berangkat sekolah.
b. Kinerja (Aspek Afektif)
Bentuk penilaian kinerja dapat dilihat dari penilaian sikap. Siswa mampu
membedakan bagaimana bersikap sebagai seorang pelajar dengan
mengenakan seragam sekolah yang rapi. Guru dapat memberi variasi tugas,
KTSP Cakrawala Sosial SD 1B R1 7
misalnya dengan menceritakan sikap si A yang setiap berangkat sekolah
selalu tidak menggosok gigi atau tidak menyemir sepatunya. Setelah itu,
anak diminta untuk memberi komentar.
c. Penugasan (Aspek Psikomotorik)
Lembar penugasan dapat dibuat sendiri oleh guru. Contoh bentuk penugasan
adalah sebagai berikut.
Guru meminta siswa untuk membawa foto peristiwa yang terjadi pada keluarga
(tidak hanya ayah, ibu, dan anak-anaknya, tetapi saudara-saudara yang lain).
Contoh foto yang dibawa, misalnya perayaan pernikahan atau kegiatan yang
lain. Setelah itu, guru membimbing siswa untuk menceritakan peristiwa itu.
d. Portofolio
Lembar portofolio dapat dibuat sendiri oleh guru. Contohnya sebagai berikut.
Mengetahui, ............................................
Kepala Sekolah SD ...... Guru Mata Pelajaran
(____________________) (____________________)